Tampilkan postingan dengan label Fashion. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Fashion. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 18 Oktober 2014

Terinspirasi Dari Sepatu Docmart


Nyaman, berdesain klasik, dan tampak seperti sepatu boots. Itulah gambaran sepatu docmart atau Doctor Martens yang sejak puluhan tahun lalu bisa bertahan menjadi ikon sepatu hingga kini. Namun kini sepatu docmart bertransformasi dan dimodifikasi oleh desain sepatu lokal. Seperti yang ada di Gisha Shop. “Yang sama dengan docmart hanya alasnya saja. Untuk tampilan muka kami modifikasi karena selain untuk cewek, juga biar sepatu ini memiliki pembeda,” kata Sani.



Sepatu produksinya tersebut banyak diminati kalangan muda karena tampilannya yang kekinian. Dengan sol bawah berwarna pink menjadikan sepatu tersebut tampak feminin namun juga cocok dipakai oleh perempuan yang aktif dan dinamis. “Kalau docmart pakai kulit asli, kami lebih menggunakan bahan denim untuk tampilan mukanya,” jelas Sani.

Tidak hanya denim polos, tersedia juga denim dengan motif-motif tertentu seperti motif polkadot. Untuk padu padan, Sani merekomendasikan sepatu yang terinspirasi dari docmart tersebut untuk hang out. “Tampilannya anak muda banget. Lebih cocok dipadukan untuk gaya kasual,” katanya.

Jumat, 17 Oktober 2014

Gaya Hippie dengan Ombre Jeans


Bagi pecinta fashion, ombre style mungkin sudah tidak asing lagi. Selain diaplikasikan pada rambut, beberapa item fashion pun menjadi tampak unik dengan ombre. Dikatakan Sani Selviani Sevira, pemilik Gisha Shop, ombre berasal dai bahasa Perancis yang artinya shaded atau corak dalam bahasa Indonesia. “Biasanya ombre itu berupa gradasi dari warna terang ke gelap. Misalnya kalau pada pakaian jeans, bagian atas putih belel ke bawahnya gelap, atau sebaliknya bisa putih di bagian bawah,” katanya kepada Radar.



Untuk jeans, Sani mengungkapkan jaket menjadi salah satu trend fashion yang mengusung gaya ombre. Seperti yang terdapat di tokonya dimana jaket jeans memiliki gradasi warna dari putih ke gelap. “Jaket ini bisa dijadikan atasan, bisa juga untuk outer. Tapi rata-rata anak muda memakainya sebagai outer. Jadi di dalamnya dia memakai t-shirt atau tank top,” kata Sani.

Diungkapkannya, ombre jeans bisa diujicoba sendiri di rumah salah satunya menggunakan pemutih pakaian. “Itu bisa jadi alternative lain untuk membuat jeans lama tampak seperti baru dan kekinian,” katanya.

Penggunaan ombre jeans sendiri sebenarnya bisa memberikan berbagai kesan. Namun yang paling dominant adalah menimbulkan kesan hippie yang sudah ada sejak tahun 60-an. “Di Negara barat sekitar tahun 60-an muncul komunitas anak remaja yang dikenal sebagai hippie culture sampai sekarang gaya itu menjadi salah satu referensi tren fashion dan ombre jeans sangat mewakili gaya hippie ini,” katanya.
Selain ombre jeans, vest dengan motif bunga juga bisa digunakan untuk mendapatkan kesan hippie. “Cukup nyeleneh tapi stylish,” kata Sani.

Batik Tetap Menjadi Primadona


Kain tradisional seperti batik dan songket kini sedang banyak diminati. Busana yang terbuat dari kain tradisional tersebut tampak manis dipadupadankan dengan berbagai fashion item. Seperti pada mini fashion show dalam rangka grand opening My Boutique by Kerang Mas di Perum Cisalak Jalan Raya Nusa Indah nomor 102 Tasikmalaya.



Sani Noviani, Store Manager My Boutique by Kerang Mas mengungkapkan batik memiliki daya tarik tersendiri dengan coraknya yang atraktif. “Bawahan batik berupa rok bisa dipadukan dengan kebaya. Untuk atasan, untuk dijadikan dress juga bisa. Yang paling penting adalah smart dalam mix and match,” katanya setelah fashion show usai yang diiyakan owner My Boutiqe, Hj Ine Koriena.

Kesan modern dari batik bisa didapat dengan cutting yang lain dari biasanya. Seperti rok berpotongan asimetris yang juga terkesan dinamis. “Batik itu kan kain yang memiliki nilai seni tinggi, ditambah dengan desain yang kekinian membuat penampilan akan tampak menawan. Cocok untuk acara-acara formal, tapi ada juga beberapa fashion dari batik yang terkesan kasual,” ujar Sani.

Kain yang dipakai untuk batik pun bermacam-macam mulai dari katun, sifon, sampai hycon. Sani merekomendasikan jika ingin dibuat dress, pilih bahan yang ringan dan jatuh. “Tidak hanya pakaian jadi, kami juga menyediakan kain batik,” katanya.

Rabu, 15 Oktober 2014

Tampil Muda dengan Knee Skirt


Selain jeans, skirt atau rok juga merupakan fashion item yang sangat familiar bagi perempuan. Berdasarkan ukuran panjangnya, rok dibagi menjadi beberapa jenis seperti rok mini yang panjangnya sampai pertengahan paha, rok knee dengan panjang sampai batas lutut, rok midi sampai pertengahan betis, dan rok maxi sampai mata kaki.

“Tren sekarang sedang mengarah pada knee length skirt atau rok yang panjangnya sebatas lutut. Umur 25 pun kalau pakai rok ini dijamin akan tampak lebih muda,” kata Sani, pemilik Gisha Shop.

Sementara menurut desain dan polanya, rok juga dibagi lagi ke dalam beberapa jenis. Diantaranya rok span, rok kerut, rok payung, rok klok, rok lipit, dan rok bertingkat. “Rok sebatas lutut yang sekarang banyak diminati tipenya rok payung yang lebar. Memakainya akan memberikan kesan jenjang,” katanya.

Untuk padu padannya, rok knee polos bisa menggunakan atasan kaos senada ataupun bermotif. “Kesannya kasual tapi manis. Bisa dipakai sehari-hari di rumah atau buat jalan-jalan juga oke. Padukan dengan flatshoes agar kesan mudanya dapat,” kata Sani.

Jeans, Semakin Pudar Semakin Stylish


Fashion memang selalu berubah-ubah seiring berjalannya waktu. Namun semua pasti sepakat bahwa celana jeans adalah fashion paling abadi dan tidak pernah tidak trend. Hal tersebut diungkapkan Sani Selviani Sevira pemilik Gisha Shop yang berada di Jalan Dadaha.


“Sifat jeans yang fleksibel membuatnya mudah dikombinasikan dengan beragam model pakaian serta kesempatan acara,” katanya.

Pada jaman dahulu, karena bahannya cukup tebal, jeans diproduksi untuk digunakan para pekerja kasar seperti penambang batu bara atau pembuat jalanan untuk melindungi diri mereka karena pekerjaan yang cukup berisiko.

Namun seiring berjalannya waktu, jeans mulai dipakai oleh para pecinta motor hingga artis Hollywood. Dari situ jeans semakin berkembang dan tidak lekang oleh waktu karena hampir semua orang suka memakai jeans. “Terbukti sampai sekarang mulai dari balita, remaja, dewasa, sampai orang tua banyak yang pakai jeans dengan style padu padan masing-masing,” kata Sani.

Celana jeans termasuk fashion item yang mudah dipadupadankan dengan berbagai atasan. Khususnya bagi kalangan remaja, perpaduan celana jeans dengan knitwear adalah salah satu gaya yang sekarang banyak digandrungi. “Kiblat pemakaian jeans masih menghadap ke hollywood. Penyanyi muda seperti Miley Cyrus atau Selena Gomez adalah beberapa diantara fashion ikon anak muda sekarang,” ungkapnya.

Varian jeans pun bermacam-macam baik model serta warnanya. Menurut Sani, jeans dengan potongan pensil paling banyak disukai anak muda. Kesan kasualnya sangat tampak. Untuk warnanya, jeans didominasi warna biru dengan tekstur khas. “Salah satu kelebihan jeans, ada yang semakin lama dan semakin sering dicuci, warnanya semakin pudar justru semakin tampak stylish,” kata Sani.

Jumat, 03 Oktober 2014

Tampil Kasual dengan Kemeja Vintage Motif dan Jeans


Fashion dengan gaya vintage bisa dibilang sebuah trend yang tidak lekang oleh waktu. Hingga kini, gaya yang booming di bawah tahun 70-an tersebut masih tetap digandrungi anak muda. Tidak hanya gaya victorian dengan detail berupa ruffles dan renda, vintage juga bisa berupa kemeja.

Seperti yang diungkapkan Wida Dwijayanti, pemilik Wise Butik yang berada di Jalan Sutisna Senjaya. Diungkapkannya, anak zaman sekarang sangat memungkinkan bisa bergaya vintage yakni dengan memadukan kemeja dengan celana jeans. “Kemeja dan jeans itu perpaduan yang tidak mengenal zaman,” katanya.

Perpaduan warna natural seperti hitam dan putih bisa menjadi gaya yang abadi. Untuk mendapatkan kesan kaslik, dua warna tersebut sangat diperlukan. “Misal memadukan kemeja corak dengan celana putih. Agar tidak terlalu pucat, lipstik merah menyala bisa disapukan sebagai salah satu daya tarik,” katanya.

Hal penting dalam memunculkan gaya vintage adalah tampilan yang tidak berlebihan dalam menggunakan aksesoris. “Cukup menggunakan cincin dengan model klasik, kuno tapi tampak antik sudah bisa membuat penampilan vintage semakin kentara,” kata Wida.

Batik Kontemporer Pelengkap Kebaya Modern


Batik, sebuah mahakarya seni nusantara kini terus mengalami perkembangan. Sinergi yang baik antara pengrajin batik daerah dan perancang nasional menjadikan batik lebih, terkenal, dinamis, dan pantas diaplikasikan dalam berbagai item fashion. Salah satunya diaplikasikan untuk menjadi pelengkap kebaya.
“Jauh sebelum UNESCO menetapkan batik sebagai warisan kemanusiaan untuk budaya lisan dan nonbendawi, batik buat saya sudah spesial. Motifnya khas dan sangat Indonesia. Bangsa lain boleh punya, tapi batik Indonesia terutama batik Jawa lebih memiliki nilai seni tinggi,” kata Devi Barutu, finalis Mojang Jajaka 2013.

Dari motifnya, batik yang menjadi salah satu ikon tradisional dunia fashion mengalami perkembangan. Seperti munculnya batik kontemporer yang berarti batik dengan motif terkini. “Batik klasik warnanya cenderung gelap atau warna tanah seperti cokelat, biru tua, merah bata, atau hitam. Motifnya pun sama klasiknya. Sementara untuk batik kontemporer motifnya lebih kekinian, misalnya kupu-kupu atau tribal,” katanya.

Beberapa fashion designer tidak jarang memadukan batik kontemporer dengan kebaya modern sehingga kesan trendinya terlihat namun sisi tradisionalnya tidak hilang. “Ya seperti Anne Avantie lewat tangan dinginnya bisa menciptakan pakaian-pakaian tradisional perpaduan antara kebaya dan batik yang idenya tidak pernah habis. Tampilannya selalu eksotis. Sebagai orang Indonesia kita wajib bangga,” ungkap Devi.

Hal serupa diungkapkan Shabriena Wardhani, mojang Tasikmalaya 2013. Kecintaannya terhadap batik dibuktikan dengan memakai pakaian batik di waktu-waktu tertentu. “Pakai batik juga bisa tetap modis dan gaya,” kata mahasiswa Unpad tersebut.

Shabriena berharap batik bisa terus berkembang dan dicintai bangsa Indonesia dengan cara menjadikannya sebagai pakaian kebangsaan dan dimodifikasi agar eksistensi batik bisa masuk ke semua kalangan. “Sekarang sudah bisa ditemui tas batik, sepatu batik, mudah-mudahan dengan demikian batik bisa menjadi ikon keseharian style anak muda,” katanya. 

Rabu, 24 September 2014

Keanekaragaman Sepatu Wanita: Mulai dari Flat Shoes Hingga High Heels


Bagi perempuan, sepatu bukan hanya berfungsi sebagai alas kaki saja, tetapi juga telah menjadi bagian penting dari penampilan. Seiring dengan perkembangan dunia fashion saat ini, jenis-jenis sepatu pun menjadi sangat bervariasi. “Para pria mungkin hanya mengenal sepatu boots, sneakers, atau pantofel. Tapi untuk perempuan jenis sepatu sangat beragam. Mulai dari high heels, kitten heels, wedges, stiletto, platform, peep-toe, pump shoes, flat shoes, ballet, boots, flip flop, dan masih banyak lagi,” kata Wida Dwijayanti, pemilik Wise Butik yang berada di Jalan Sutisna Senjaya.



Setiap alas kaki memiliki ciri khas berbeda. Seperti platform yang merupakan sepatu yang memiliki bagian sol depan yang tebal dengan heels. Menurut Wida, pengguna sepatu platform akan tampak tinggi namun kaki tidak akan mudah lelah karena desain sol depan lebih tebal. “Hampir sama dengan platform, pump shoes juga biasanya memiliki sol depan tebal tapi tertutup di semua sisi kaki. Ciri lainnya adalah bagian depan membulat dan menggunakan hak model stiletto. Biasanya dipakai untuk formal occasion seperti untuk ke kantor,” jelas Wida.

Bagi perempuan yang ingin terlihat tinggi semampai namun ingin tetap merasa nyaman dan terkesan santai, wedges bisa digunakan. Wedges memiliki tinggi hak yang rata dari depan sampai belakang. “Cocok bagi perempuan yang lebih mencari kenyamanan tapi tetap ingin bergaya,” katanya.

Long Cardigan Dipadu Jeans Tampilkan Kesan Casual


Long cardigan atau cardigan yang panjangnya melebihi pinggul mungkin sudah tidak asing lagi bagi pecinta fashion. Beberapa orang biasa memakainya bersama dengan celana panjang maupun t-shirt. Lalu bagaimana padu padan bagi perempuan yang memakai kerudung?

Iim Halimah, head store Zoya Plaza Asia memberikan beberapa tips mengenai cara memadukan long cardigan dengan busana lainnya. Dijelaskannya long cardigan ada beberapa varian, tergantung panjangnya. “Ada yang sebatas lutut, ada juga yang jatuh sampai mata kaki,” katanya kepada Radar, kemarin (23/9).
Untuk mendapatkan kesan formal, long cardigan bisa dipadukan dengan celana panjang berupa jeans. Menurut Iim, dengan kombinasi tersebut perempuan berkerudung yang merasa risih dengan pakaian ketat bisa terselamatkan karena long cardigan yang panjang bisa menutup daerah pinggul. “Dalamannya bisa berupa kaos atau manset,” katanya.



Selain itu, long cardigan juga bisa dipadukan dengan rok yang memberikan kesan penampilan kasual yang lebih feminin. Bisa juga dipadukan dengan maxi dress sleveless atau tanpa lengan. “Kalau cardigannya berbahan tebal dan tidak menerawang, dalaman berupa maxi dress yang digunakan bisa juga yang tanpa lengan agar tidak begitu terlihat menumpuk dan terasa gerah. Apalagi kalau dipakai di siang hari,” jelas Iim.

Bagi perempuan yang memiliki postur tubuh tinggi, perpaduan maxi dress dan long cardigan bisa membuat tubuh tampak semampai. Sementara bagi yang berpostur mungil bisa menggunakan high heels atau wedges.
Hal lain yang perlu diperhatikan adalah pemilihan cardigan yang sesuai dengan psotur tubuh. Iim mengingatkan untuk tidak terkecoh dengan model cardigan yang terlihat bagus saat dikenakan pada tubuh orang lain. “Setiap orang tentu saja punya bentuk tubuh yang beda-beda. Kalau merasa kurang pede dengan paha besar, sebaiknya tidak menggunakan celana apalagi jeans,” katanya.

Penggunaan long cardigan bagi perempuan yang memiliki postur tubuh besar bisa disiasati dengan pemilihan motif dan warna. Misalnya motif vertikal dan warna-warna hitam. “Warna gelap bisa menyamarkan bentuk tubuh besar. Kalau bosan dengan warna hitam bisa pakai cokelat kopi atau navy,” kata Iim.