Tampilkan postingan dengan label Home design. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Home design. Tampilkan semua postingan

Selasa, 23 September 2014

Terinspirasi Bangunan Tua di Pedesaan Inggris



Seiring berjalannya waktu, gaya interior terus mengalami perkembangan. Kemunculan gaya-gaya baru menjadi tren dalam dunia desain interior. Salah satunya adalah gaya shabby chic yang pertama kali dicetuskan di tahun 1980-an di Inggris.

Desain ini terinspirasi dari bangunan-bangunan tua yang ada di pedesaan. Gaya Shabby Chic dalam desain interior yang menitikberatkan pada dekorasi yang dibuat tampak lusuh tetapi terlihat manis dan cantik.
“Untuk ruangan tertutup seperti untuk di kamar tidur, ruang keluarga, atau ruang tamu bisa memberikan kesan shabby chic dengan menyimpan dekorasi klasik seperti figura,” kata Isharyadi.






Gaya shabby chic kental dengan warna-warna pastel yang lembut. Warna-warna seperti putih, merah muda, biru langit, peach dibuat secara lembut dapat menghiasi ruangan bergaya shabby chic. “Atau kesannya bisa juga hadir dari tampilan dinding bata yang tidak dilapis semen dan hanya dicat warna putih ataupun pada panel dinding yang dibuat dari papan kayu. Itu kesannya belum selesai, tapi menghadirkan kesan cantik,” katanya.

Tidak hanya figura, beberapa pernak-pernik dekorasi ruangan yang khas dari penataan gaya shabby chic yang terkesan vintage bisa didapat dari vas bunga antik, gambar lukisan, kain, jam dinding, atau benda-benda lain yang memiliki nilai seni.

Untuk furnitur, biasanya digunakan furnitur bermaterial kayu yang dicat secara tidak merata agar terlihat usang seperti telah termakan waktu puluhan tahun. “Seperti furniture untuk garden tadi yang ‘dibuat rusak’ dengan goresan-goresan cat yang seolah-olah sudah karatan,” katanya. “Tapi meskipun terkesan usang, interior ruangan tetap tampil cantik,” pungkas Isharyadi.

Taman Bergaya Shabby Chic


Gaya shabby chic akhir-akhir ini sedang diminati oleh kalangan pecinta interior. Bangunan maupun furnitur uang didominasi oleh warna putih dan pastel ini biasanya dihiasi ornamen pada barang yang mempresentasikan gaya interiornya. Tidak hanya di dalam ruangan seperti ruang tamu atau ruang keluarga, gaya shabby chic juga bisa ditampilkan di ruang terbuka seperti taman belakang.

Isharyadi, Duty Manager Ace Hardware Tasikmalaya yang ada di Plaza Asia mengatakan dalam desain ruangan bergaya shabby chic yang ditampilkan adalah kesan feminin dan menenangkan pada huniannya. “Untuk di taman bisa menggunakan kursi taman yang sekaligus terdiri dari kanopi untuk tumbuhan yang merambat. Kesan shabby chic-nya terlihat sekali,” katanya ketika, kemarin (22/9).



Sesuai dengan namanya, shabby berarti lusuh sementara chic berarti indah atau cantik. Kursi taman tersebut pun dicat putih dengan seulas cat warna cokelat keemasan di beberapa bagian yang memperlihatkan besi yang sudah berkarat. “Dari kejauhan tampak berkarat, padahal ini cat tambahan, hanya ilusi saja,” ujar Isharyadi.

Gaya shabby chic yang diterapkan bisa dipermanis sesuai dengan keinginan sang pemilik rumah. Dalam hal ini, Isharyadi memberikan beberapa pilihan untuk mendandani taman agar tampak cantik. Salah satunya dengan memberikan meja serta tambahan tanaman rambat buatan dan beberapa tumbuhan. “Desainnya bisa diimprovisasi, tergantung keinginan,” katanya.

Nyawa sebuah desain bergaya shabby chic terletak pada aplikasi warna yang cenderung putih dan pastel, juga furnitur-furnitur yang berkesan klasik dan semi formal.